KOTAYASA ASRI

Wujudkan Desa Kotayasa yang AMAN,SEHAT,RAPI dan INDAH,Perkaya Ilmu dan Teknologi yang Positif.

Forum Kotayasa Peduli

Forum besar yang mengedapankan Paseduluran dengan Program Kepedulian dalam arti Luas

TIPS DAN TRIK POINT BLANK

Terlengkap bagi para Gammer Point Blank Kotayasa dan Seluruh Negeri,Forum,Tips,Pengenalan awal sampai tingkat Profesional.

Bersatu Mbangun Desa

Membentuk Pemuda Pemudi yang Cerdas,Aktif dan Berdedikasi Tinggi untuk mencapai Desa Maju yang Harmonis

BERITA KOTAYASA TERKINI

Warta Kotayasa memuat berita daerah terlengkap,terpercaya,terkini,tingkatkan wawasan hidup kita.

Tampilkan postingan dengan label WARTA KOTAYASA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WARTA KOTAYASA. Tampilkan semua postingan

Kebakaran Pabrik Minyak Cengkeh di Kotayasa

Kotayasa, telah terjadi kebakaran Pabrik Penyulingan Minyak Daun Dilem di Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kab. Banyumas yang sempat membuat panik warganya, saking besarnya amukan api, warga setempat tak bisa berbuat banyak dalam membantu menangani kebakaran tersebut

Kronologis kejadian :
Pada Hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 Sekitar jam 18.30 WIB pekerja bagian penyulingan telah selesai melakukan pembakaran/penyulingan daun dilem. Sekitar pukul 20.00 WIB setelah selesai memadamkan api bekas penyulingan pekerja pulang kerumah masing-masing.

Sekitar pukul 21.07 WIB Saksi Tarkim melihat ada api yang membesar disebelah utara tungku pembakaran, selanjutnya saksi melihat dan berusaha untuk memadamkan api yang sudah mulai membesar tapi ternyata tidak bisa padam karena api sudah membesar. Selanjutnya saksi menghubungi pemilik gudang/pabrik.


Saksi :
1. Tarkim Al. Pakel, Umur 34 Th, Islam, Buruh, Alamat Desa Kotayasa Rt. 06/06.
2. Suhardi Al. Bubar, umur 58 Th, Islam, Buruh, Alamat Desa Kotayasa Rt. 06/05.
3. Riono, 38 Th, Islam, Buruh, Alamat Desa Kotayasa Rt. 04/04.
4. Datun, 45 Th, Islam, Buruh, Alamat Desa Gandatapa Rt. 01/01.

Kerugian :
- Gudang Penyulingan Gagang Cengkeh dan dilem ukuran bangunan 10 x 18 m berjumlah 3 bangunan.
- 200 ton cair dan bahan dilem.
- 3 unit ketel Dengan total kerugian ditaksir sekitar 500 juta.
- Korban Jiwa Nihil (Alhamdulillah tidak ada Korban Jiwa)

Catatan :
- Lokasi kebakaran jauh dari pukiman warga
- Kejadian setelah selesai jam operasional
- Gudang tersebut tidak ada penjaga malam.
- Gudang tersebut sudah 2 Kali kebakaran.
- Penyebab kebakaran dimungkinkan dari sisa sisa penyulingan


Pemilik Gudang :
- Kokim Yudo Prasongko, Islam, Umur 45 th, alamat Desa Gandatapa RT 01 RW 01 Kec. Sumbang.

Upaya yang dilakukan :
1. UPT. DAMKAR, BPBD, TAGANA, PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas, Serayu Rescue Unit Sumbang, POLSEK Sumbang, KORAMIL Sumbang, POLPP Kec. Sumbang, Pemdes Kotayasa dan warga masyarakat bahu membahu berusaha memadamkan kebakaran.

2. Tiga (3) Unit Mobil DAMKAR telah diterjunkan, namun karena kebakaran sangat besar, hingga pukul 00.00 WIB, kebakaran belum dapat dipadamkan.

3. Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh DAMKAR dan Relawan. Sampai dengan pukul 01.15 WIB api sudah dapat dipadamkan, sehingga hanya tinggal bara api dan proses pendinginan.





Sumber : Rochmanto Pak Guru via WA

#kotayasa #sumbang

Sudiyanto Kotayasa Penemu Pompa Air Tanpa Listrik

Wow...!!!, Sudiyanto (45 tahun), warga Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas yang menemukan pompa hydram, pompa air tenaga air tanpa Listrik, Bapak yang satu ini bisa dijuluki dengan Sang Insinyur dari Desa Kotayasa . Penemuan yang sangat Fantastis tentunya, dan satu hal yang sangat membanggakan, Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi hingga ratusan meter tanpa menggunakan listrik.
 

Belasan tahun silam, bagi warga Dusun Glempang Desa Kotayasa, Sumbang, Banyumas, air benar-benar menjadi masalah pelik. Bahkan meskipun itu di musim penghujan mendapatkan air benar-benar menjadi perjuangan, jangan membayangkan Kotayasa terletak di kawasan tandus. Di lereng selatan Gunung Slamet wilayah itu justru dilimpahi air sepanjang tahun. Beberapa anak sungai dan sumber air justru melewati desa itu, namun...masalahnya pemukiman warga justru terletak di perbukitan dan sumber air berada di lembah. Warga harus turun ke lembah yang jaraknya sekitar 300 meter untuk mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nyaris menjadi rutinitas, setiap pagi dan sore warga naik turun bukit mengambil air.
 
 
 
Prihatin dengan kondisi itu, Sudiyanto pun berpikir keras agar bisa mengalirkan air di sungai yang ada di daerah yang lebih rendah ke desanya. Pria yang kini menyandang sebagai mantan Kepala Desa itu tergerak membuat pompa air bertenaga air tanpa Listrik.

Berkali-kali mencoba, pompa tetap masih saja jauh dari kebutuhan. Hingga suatu saat pompa air yang dibuatnya bocor dan menjadi berkah. Rupanya lubang bocor tadi justru berpengaruh pada gerakan katup pemasukan dan pembuangan air sehingga menjadi lebih cepat. Ya, gara-gara bocor itu, pompa justru membuat air menyembur lebih besar dan kuat. “Akhirnya sekalian saya melubangi pompa air dengan paku. Hasilnya luar biasa, karena pompa mampu menyedot sumber air sampai ke rumah yang jaraknya 315 meter,” kata Sudiyanto.
 
Sudiyanto, 45 tahun, warga Desa Kotayasa Sumbang Banyumas yang menemukan pompa hydram, pompa air tenaga air. Pompa ini bisa mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi hingga ratusan meter tanpa menggunakan listrik.
 
Dia menyebut pompa istimewa buatannya itu hydraulic ram atau hidram. Istimewa karena hidram tak butuh listrik atau bahan bakar. Pompa hidram itu juga yang belakangan menyabet penghargaan utama dan hadiah uang sebesar RP 150 juta yang penyerahannya dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan di Istana Negara.
 
Sebuah pompa hidram berikut instalasinya menghabiskan dana Rp 5-Rp 15 juta. Dana selebihnya digunakan untuk pembebasan lahan, termasuk kawasan dua mata air Desa Kotayasa. Tak seperti PDAM, sebagai biaya perawatan Sudiyanto membentuk Paguyuban Masyarakat Pendamba Air Bersih (PMPAB) untuk mengelola iuran warga, Setiap bulan, warga hanya ditarik Rp 5.000. Bahkan, keluarga yang tergolong tidak mampu tidak diwajibkan membayar. Agar pembagian air adil, Sudiyanto menerapkan sistem meterisasi, semenjak empat tahun lalu.
 
Sudiyanto, saat memerikasa pompa Hydram buatannya di Desa Kotayasa Sumbang, Banyumas. Pompa Hydram merupakan pompa air tenaga air tanpa menggunakan tenaga listrik yang mengalirkan dari dataran rendah ke dataran yang lebih tinggi.
 
Pria yang hobi olahraga sepak bola itu, sekarang ini  ini sangat sibuk menerima order membuat pompa hidram dari berbagai daerah, seperti Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Ngawi, Bogor, dan Bandung. Bahkan keandalan pompa Sudiyanto terdengar sampai Sumatera dan Pulau Sumba
 
 
 Para klien ini bahkan ikut pelatihan memasang dan merawat pompa hidram di bengkelnya selama sepekan. Agar mereka tidak harus pulang pergi untuk sekedar belajar teknologi tepat guna ini.
 
Untuk setiap unit instalasi hidram, Yanto hanya mematok harga Rp 5 juta-Rp 15 juta, tergantung jauh dekat dan kondisi lokasi untuk membuat pompa yang sesuai kebutuhan. Meski telah menerima berbagai penghargaan, Sudiyanto tidak mau berhenti. Dia berencana untuk mengembangkan listrik mikro  hidro di beberata RT yang belum terjangkau oleh aliran listrik dari PLN. Sudiyanto berharap rencananya dapat terealisasi.
 
 
 
System Kerja Pompa

Pompa ini memanfaatkan “Water hammer effect” untuk menghasilkan tekanan yang memungkinkan sebagian dari air yang masuk memberi tenaga kepada pompa, diangkat ke titik lebih tinggi dibandingkan head awal dari air tersebut.


Air mengalir dari sumber air (3) melalui saringan (4) dan drive pipe (2) kedalam rumah pompa (5). Sebagian air terbuang keluar melalui waste valve (1) sampai air memenuhi rumah pompa (5) . Ketika  rumah pompa  sudah penuh dengan air dan air mampu mendorong waste valve hingga menutup, maka air masuk kedalam air chamber (7) melalui delivery valve (6). Ketika ketinggian air didalam air chamber lebih tinggi dari kedudukan  check valve (9), maka udara yang berada didalam air chamber tertekan sehingga menimbulkan “Water hammer efect” dan menekan air kebawah sehingga delivery valve tertutup dan air terdorong keluar melalui check valve (9) dan delivery pipe (8). Sementara itu didalam rumah pompa (5) waste valve (1) membuka kembali akibat berat dari valve itu sendiri, sehingga sebagian air didalam rumah pompa (5) terbuang keluar melalui waste valve (1) dan air mengalir kembali dari sumber air (3) kedalam rumah pompa (5) sampai akhirnya mampu mendorong kembali waste valve (1) sehingga tertutup lagi dan air masuk kedalam air chamber (7). Demikian siklus tersebut terjadi berulang-ulang sehingga terjadi proses pemompaan dari sumber air ketempat yang lebih tinggi dari sumber air tersebut. 

Sukses Selalu dan Tetap Berkarya untuk Memajukan serta Membuat Bangga Desa Kotayasa





sumber : foto (gogel-sonay.blogspot.com), suaramerdeka, kotayasa.blogspot.com

SDN 1 Kotayasa Raih Juara 1 Pesta Siaga Cabang 2014

Barung Putra dan Putri dari SDN 1 Kotayasa Kecamatan Sumbang berhasil menjadi juara 1 kategori putra dan putri dalam ajang Pesta Siaga Cabang Tahun 2014 di Komplek SMP Negeri 2 Tambak Kwartir Ranting Tambak, Sabtu (20/12).
 
PENAMPILAN baru dalam apresiasi kegiatan seni dalam acara Pesta Siaga tingkat Kwarcab Banyumas, Sabtu (20/12).foto : satelitnews

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kwartir ranting (kwarran) di Kabupaten Banyumas yang berjumlah 27 Kecamatan. Tiap kwarran mengirimkan satu Barung Putra dan satu Barung Putri (delapan putra dan delapan putri). Jumlah total peserta mencapai 500 anggota Pramuka Siaga.

Humas Kwarcab Banyumas, Sujiono mengatakan, perlombaan dibuka oleh Bunda Erna Achmad Husein selaku Anggota Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas. Tema acara adalah Disiplin, Mandiri dan Berkarakter yang mengandung makna bahwa Pramuka Siaga agar menjalankan segala sesuatunya dengan displin.

Untuk mencapai prestasi Juara, setiap barung Wajib melaksanakan ujian pada taman (pos) yang disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Pada saat uparata penutupan diumumkan juara 1, 2, 3, harapan 1, 2 dan 3.  Barung Hitam Putra SD Negeri 1 Kotayasa dan Barung Biru Putri SD Negeri 1 Kotayasa Kwarran Sumbang meraih Kemudian disusul dengan Barung Biru Putra SD Negeri 1 Wangon Kwarran Wangon dan Barung Kuning Putri SD Negeri Tinggarjaya Kwarran Jatilawang. Keempat barung tersebut berhak mewakili Kwartir Cabang Banyumas pada kegiatan Pesta Siaga Tingkat Karesidenan Tahun 2015 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Banyumas.

Selamat untuk SDN 1 yang telah berhasil meraih  Juara 1 Pesta Siaga Cabang 2014,mudah-mudahan selalu membuat Bangga kita semua dan mengharumkan Desa Kotayasa




Sumber warta : satelitnews.co

Jadwal Pertandingan Lengkap Yasa Cantona Cup 2012

Inilah Jadwal Pertandingan yang telah di buat oleh Panitia Yasa Cantona Cup 2012 yang di selenggarakan mulai 17 Maret 2012 sampai dengan 1 April 2012 di Lapangan Manungal Desa Kotayasa


JADWAL PERTANDINGAN YASA CANTONA CUP 2012


( klik untuk memperbesar gambar Jadwal )




Sumber : Karang Taruna Muda Sejahtera 17 Kotayasa | Warta Kotayasa

YASA CANTONA CUP 2012 Di Gelar Di Kotayasa


Maret 2012,Pagelaran Kompetisi Sepak Bola paling Bergengsi Yasa Cantona Cup 2012 akhirnya tiba pada waktunya,Pesta Akbar Sepak bola kali ini di Gelar di Lapangan Manunggal Desa Kotayasa yang di buka pada tanggal 17 Maret 2012 berlangsung selama 2 pekan yaitu sampai tanggal 1 April 2012,pertandingan yang meliputi 3 Kecamatan di Kabupaten Banyumas yaitu Kecamatan Sumbang,Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Kedung Banteng di selenggarakan langsung oleh Pemuda-Pemuda Kotayasa dalam Karang Taruna Muda Sejahtera 17 Desa Kotayasa dan di bawah naungan Cantona Organizer dari Karang Talun Lor.
 
Jauh hari sebelum Jelang pegelaran pesta akbar sepakbola Kotayasa, Timnas Kotayasa hampir setiap sore melakukan strategi dan taktik dahsyat dalam bertahan dan menyerang,selain itu disela-sela latihan para pemain juga melakukan sesi pemotretan untuk diterbitkan di Tabloid Bola setempat,ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk Masyarakat Desa Kotayasa, tekad bulat Timnas Kotayasa adalah  Latihan terus Bermain Optimal dan bisa Menang mambawa nama Baik Desa Kotayasa tercinta.

inilah beberapa foto persiapan jauh sebelum Kompetisi Sepak Bola Yasa Cantona Cup 2012 di gelar di Lapangan Manunggal Desa Kotayasa.

Banyak Sukarelawan Pemuda Kotayasa yang mendukung Kompetisi ini,semua guyub rukun merapikan Lapangan Manunggal Desa Kotayasa jelang Yasa Contona Cup 2012 ini.

Memangkas rumput Tanah Lapang adalah Kerja yang tidak ringan apabila tidak di kerjakan secara bersama-sama,sambut Yasa Cantona Cup dengan Penuh Semangat...


Latihan adalah Hal yang paling utama,Tekad untuk menjadi Pemenang sudah melekat dalam hati dan jiwa Timnas Kotayasa,selalu Semangat dan terus Semangat...!!!





Sumber : Warta Kotayasa
 

Longsor di Cilacap Picu Kemacetan di Jalur Selatan Jateng

Warta Kotayasa, Purwokerto : Arus lalu lintas Lintas Selatan Jawa Tengah tersendat akibat longsor di Jalur Selatan Jalan Wangon - Majenang Km 58 plus 300 yang masuk di Desa Tayem, Kecamatan Karang Pucung, Kabupaten Cilacap. Jalan penghubung antara Jawa Tengah dan Jawa Barat ini longsor sejak malam tahun baru akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut tanpa henti.

Anggota Satpol PP Kecamatan Karang Pucung, Kabupaten Cilacap, Warsono,Rabu (4/1), mengatakan, longsor yang terjadi di daerah tersebut menggerus setengah badan jalan dengan mencapai kedalaman sekitar empat meter dengan panjang jalan mencapai kurang lebih 20 meter.

Kondisi ini menyebabkan arus kendaraan dari arah Yogyakarta atau Purwokerto yang menuju Bandung atau sebaliknya harus berjalan secara bergantian sehingga menimbulkan antrian yang cukup panjang. Dikatakan Warsono, antrian yang cukup panjang terjadi sejak hari Minggu (1/1) lalu.

“Desa Tayem jalannya sudah diperbaiki, menyebabkan macet,“ ungkap Warsono, Rabu (4/1).

Jalan menuju daerah Majenang memang selama ini sudah menjadi langganan banjir dan longsor. Bahkan, pada tahun 2008 silam sedikitnya ada tiga titik longsor yang berada di Kecamatan Karang Pucung, Kabupaten Cilacap, di antaranya di Kilometer 57 longsor sepanjang 20 meter.




Warta Kotayasa, sumber : rri.co.id


Selamat Tahun Baru 2012

Kami Team Warta Kotayasa
Mengucapkan :

Selamat Tahun Baru 2012
Semoga Kawan Blogger Sukses Selalu dalam segala Hal
Amin...


Download Video Pengkhianatan G 30 S/PKI (1984)

Film ini ditunjukkan dan di pertontonkan setiap tahun pada TV Indonesia untuk melakukan trauma nasional dari insiden tahun 1965 di Jawa, Bali dan tempat lain di Indonesia. Ini adalah sebuah film propaganda Orde Baru Soeharto diktator militer Indonesia yang pemerintahannya didirikan setelah terjadinya pembunuhan massal. 

Film ini penuh dengan kebohongan mengabaikan fakta sejarah. Tidak ada pertemuan konspirasi dari para pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI) tepat sebelum penculikan dan pembunuhan enam jenderal tinggi dari tentara Indonesia. Ketika mayat para jenderal telah ditemukan beberapa hari kemudian, tidak ada tanda-tanda penyiksaan di semua dilaporkan oleh dokter dan ahli yang terlibat dalam kasus tersebut. 

Film ini hanya memiliki niat untuk membenarkan rezim militer Soeharto yang pelanggaran hak asasi manusia terkenal. Itu yang paling favorit militer Soeharto sejarawan Nugroho Notosusanto terlibat dalam penulisan naskah ini tidak mengejutkan, tapi untuk menemukan intelektual seperti bahasa Indonesia yang sangat dinilai sebagai Arifin C. Noer (skenario, adalah terkemuka di teater Indonesia pada 1970-an) atau Umar Kayam (dimainkan Soekarno, sosiolog terkenal dan novelis) memberikan satu cukup beberapa pemikiran tentang karya-karya mereka yang lain seni dan sastra.

inilah screenshoot film G30 S/PKI yang selalu di putar setiap tahunnya


bagi anda yang pingin memiliki film nya,atau kangen dengan film-film sejarah,silahkan download saja film nya


Link Download 1 --------------------------------> Film G30 S/PKI

atau

Link Download 2 ---------------------------------> Film G30 S/PKI


Selamat menikmati film nya...






Warta Kotayasa, sumber : www.ganool.com

Kotayasa Raih Juara 1 Dalam Pesta Siaga 2011

Pesta Siaga Ranting Kwaran Sumbang tahun ini Desa Kotayasa menjadi Tuan Rumahnya,tanggal 1 Oktober kemarin semua Kegiatan Kepramukaan di tumpahkan dalam satu tempat di Lapangan Manunggal Desa Kotayasa,

kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman dan ketrampilan di bidang kepramukaan yang telah diterima di gugus depan masing-masing,bidang lomba pada acara tersebut terdiri dari :

        1.PBB DASAR
        2.YEL-YEL PRAMUKA
        3.PUISI
        4.KOOR
        5.TALI TEMALI
        6.PENGETAHUAN KOMPAS
        7.MEMASANG TANDA KEPRAMUKAAN
        8.PENGETAHUAN UMUM & KEPRAMUKAAN
        9.KETANGKASAN (LEMPAR BOLA)
        10.PENGHAFALAN DOA

kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk games, dimana setiap barung harus mengikuti kegiatan setiap kedai yang telah disiapkan oleh panitia, masing-masing kedai akan memberikan satu bentuk kegitan dan memberikan nilai sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. nilai tersebut akan dijumlahkan setelah barung menyelesaikan seluruh kedai.


Pesta Siaga adalah pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga. Pesta Siaga diselenggarakan dalam dan/atau gabungan dari bentuk:
  1. Permainan Bersama, adalah kegiatan keterampilan kepramukaan untuk golongan Pramuka Siaga, seperti menyusun puzzle, mencari jejak, permainan kim dan sejenisnya.
  2. Pameran Siaga, adalah kegiatan yang memamerkan hasil karya Pramuka Siaga.
  3. Pasar Siaga (Bazar), adalah simulasi situasi di pasar yang diperankan oleh Pramuka Siaga sebagai pedagang, sedangkan pembelinya masyarakat umum.
  4. Darmawisata, adalah kegiatan wisata ke tempat tertentu yang pada akhir kegiatan Pramuka Siaga harus menceritakan pengalamannya, dalam bentuk lisan maupun tulisan.
  5. Pentas Seni Budaya, adalah kegiatan yang menampilkan kreasi seni budaya para Pramuka Siaga.
  6. Karnaval, adalah kegiatan pawai yang menampilkan hasil kreatifitas Pramuka Siaga.
  7. Perkemahan Satu Hari (Persari), adalah perkemahan bagi Pramuka Siaga yang dilaksanakan pada siang hari.
Sungguh sangat Bergembira sekaligus Bahagia sekali,dalam Pesta Siaga tahun ini Desa Kotayasa bisa meraih Juara 1 yang sekaligus Mewakili Kecamatan Sumbang menuju ke tingkat Kabupaten,inilah beberapa rincian para sang Juara

  • BARUNG TERGIAT 1 PUTRA SD NEGERI 1 KOTAYASA -------> JUARA 1 MEWAKILI KECAMATAN SUMBANG KE TINGKAT KABUPATEN
  • BARUNG TERGIAT 2 PUTRA SD NEGERI 3 GANTAPA
  • BARUNG TERGIAT 3 PUTRA SD NEGERI 1 LIMPAKUWUS
  • BARUNG TERGIAT 1 PUTRI SD NEGERI 1 KOTAYASA
  • BARUNG TERGIAT 2 PUTRI SD NEGERI 1 LIMPAKUWUS
  • BARUNG TERGIAT 3 PUTRI SD NEGERI 3 GANDATAPA
Tetap selalu di Pertahankan ya,ini kalau mau lihat beberapa foto-foto di saat pelaksanaan Pesta Siaga 2011 yang di selenggarakan di Lapangan Desa Kotayasa




























TETAP SEMANGAT..!!!,SALAM PRAMUKA...!!!







Fotografi by : kurniawandetha xfriends

Warta Kotayasa Dunia Maya wong Kotayasa

Prestasi M.Hamid Sajid Membanggakan Kotayasa

Muhammad Hamid Sajid yang akrab disapa Hamid ini berhasil menjadi Juara 1 Lomba Lukis Putra pada pekan seni Pelajar tingkat eks-karesidenan Banyumas yang diadakan di Cilacap. Hamid lahir dari pasangan Bapak Sarno dan Ibu Suwidah di Banyumas pada tanggal 08 Desember 1998. Siswa kelas VI SDN 1 Kotayasa UPK Sumbang ini memiliki segudang prestasi. Selain dibidang akademik, atas bimbingan dan dukungan orang tua dan guru-guru, Hamid berhasil mengembangkan potensi di bidang lainnya, walau tanpa fasilitas yang memadai.


M.Hamid Sajid


Prestasi yang telah diraih Hamid antara lain:

1. Juara 1 Lukis Tingkat Eks-Karesidenan 2010
2. Juara 1 Lukis Tingkat Kabupaten Banyumas 2010
3. Juara 2 Lukis Tingkat Kabupaten Banyumas 2009
4. Juara 2 FL2SN Lukis Tingkat Kabupaten Banyumas 2010
5. Juara 2 Khitobah MAPSI Kab.Banyumas 2009
6. Juara 3 Khitobah MAPSI Kab.Banyumas 2010
7.(5 Tropi) Juara 1 Lukis Tingkat Kecamatan Sumbang
8.(3 Tropi) Juara 1 Khitobah Tingkat Kecamatan Sumbang
9. Juara 1 Murid Berprestasi Kec.Sumbang 2010
10.( 6 Tropi Juara) Lomba Kepramukaan Kwarran Sumbang sampai Kwarcab Banyumas (sebagai Ketua)
11. (5 Tropi) Juara 1 Persari Kwarda 11 Jawa Tengah 2010
12. Juara Umum Persari Kwarda 11 Jawa Tengah 2010 (sebagai pemimpin barung)









 
Dan masih banyak lagi prestasi yang Hamid peroleh mulai dari kelas III, termasuk Lencana Pramuka Siaga Garuda yang disematkan langsung oleh Ka Kwarcab Banyumas.
Banyaknya Prestasi yang telah di raih oleh Hamid,ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri buat Desa Kotayasa,tingkatkan terus prestasi-prestasi yang telah ada,jangan sampai menyerah apalagi putus asa,masih banyak prestasi yang harus anda raih,selalu semangat.


Warta Kotayasa ,sumber : sdn1kotayasasumbang.blogspot.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More